PIJAR NTT (Perhimpunan Jurnalis Alor)

January 7, 2010

Pally: Pers adalah indera keenamnya Bupati Alor

Filed under: BERITA UTAMA — pijarntt @ 14:11

Bupati Alor, Drs. Simeon Th Pally memandang pers sangat strategis dan penting dalam pembangunan. Tidak heran kalau ia menyebutnya pers sebagai salah satu indera keenamnya Bupati Alor. Melalui pers banyak hal yang bisa diketahu oleh masyarakat dan pemeirntah. Hal itu dikatakannya saat memberikan sambutan pada acara deklarasi Perhimpunan Jurnalis Alor (PIJAR) pada Sabtu (5/12/09) lalu di Hotel Nusa Kenari Indah Kalabahi.

Kalabahi – Bupati Pally juga memandang kehadiran pers sebagai mitra atau teman yang selalu memberikan nasihat maupun kritikan guna perbaikan dan penyempurnaan. Ia pun melihat dengan hadirnya PIJAR diharapkan bisa mewadahi para wartawan yang melakukan kegiatan jurnalistik di daerah./ Dalam pengamatannya pula, secara de jure, PIJAR sudah memenuhi syarat karena dari aspek legalitas sudah memiliki akte pendirian dan sudah terdaftar di Pengadilan Negeri serta telah diberitahukan keberadaannya di Badan Kesbang Pol Linmas Kabupaten Alor, dan secara de facto, PIJAR pun sudah dideklarasikan atau dinyatakan kepada publik sebagai organisasi profesi yang resmi.
Dikatakannya pula, pers adalah suatu lembaga sosial dan suatu wadah komunikasi massa yang kegiatannya adalah mencari, mengumpul atau menghimpun, mengolah dan menginformasikannya kepada publik. Kegiatan ini yang disebutnya sebagai salah satu kegiatan peliputan peristiwa atau kejadian. Kehadiran pers, lanjut Bupati Alor, adalah wujud dari kedaulatan rakyat dalam negara yang menganut sistem atau asas demokrasi. Demokrasi sendiri menghendaki adanya transparansi dalam segala hal, baik itu kegiatan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan.
Ditambahkannya pula, kehadiran pers melalui wadah PIJAR adalah perwujudan dari amanat pasal 28 UUD’45 yang menjamin tentang kebebasan mengeluarkan pikiran atau pendapat. Selain itu, pers juga sebagai wadah yang mendorong ditegakannya supermasi hukum dan pemberantasan kolusi-korupsi dan nepotisme (KKN).
Bupati Alor yang juga mantan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Alor Periode 1999 – 2001 ini, menambahkan, peran pers sangat strategis dalam mewujudkan good governance atau pemerintahan yang baik, yang bersih dan bebas dari KKN. Dikatakan strategis karena pers setiap saat dan selalu mengevaluasi tiga tugas yang dilaksanakan yakni pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.
Di samping itu, kata Bupati Alor, pers merupakan wadah perjuangan penegakan hak asasi manusia (HAM) termasuk hak masyarakat untuk mengetahui sesuatu. Untuk menjembataninya, pers menjadi media komunikasi yang tepat bagi masyarakat untuk mengetahui suatu kejadian atau peristiwa. Selain sejumlah peran tersebut, pers juga menjadi media pembentuk opini publik. Dalam hal pembentukan opini publik ini, yang perlu diperhatikan adalah pentingnya opini diramu secara baik, akurat dan benar.
Bupati Alor, mengatakan, untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih maka pers memainkan peran yang sangat penting guna mewujudkan tujuan pembangunan yakni mensejahterakan masyarakat sekaligus sebagai wahana untuk perjuangan penegakan kebenaran dan keadilan.
Ditambahkannya pula, sebagaimana amanat Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999, pers diberi hak kemerdekaan. Jaminan yang pertama diberikan adalah jaminan perlindungan hukum pada pers. Undang-undang tersebut pun melarang adanya campur tangan langsung maupun tidak langsung apalagi memaksa. Dalam konteks ini, pers memiliki hak tolak.
Bupati Pally, menambahkan, undang-undang pers juga mengisyaratkan tentang pentingnya pers melayani hak jawab. Masyarakat juga berhak memberikan jawaban terhadap pemberitaan dalam rangka perbaikan sehingga terjadi keseimbangan. Walaupun undang-undang tersebut juga tidak secara jelas mengatur karya-karya jurnalistik, namun, katanya, Dewan Pers sebagai wadahnya para wartawan di tingkat pusat telah menetapkan Kode Etik sebagai pedoman dalam melakukan kegiatan jurnalistiknya. Sebagai pengejawantahan dari kedaulatan rakyat, pers, lanjutnya, merupakan milik rakyat, milik DPRD, miliknya Bupati, miliknya Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan serta seluruh masyarakat.
“Pers itu sesungguhnya adalah indera keenamnya bupati. Pers sebagai perpanjangan tangan pemerintah dan masyarakat. Sebagai mitra, saya mengajak untuk bisa membangun kerja sama guna membangun Alor ke arah yang lebih baik. Pers harus siap memberikan kritikan kepada pemerintah dan kami siap menerimanya dengan maksud untuk Alor yang lebih baik, “ujarnya.
Atas nama pemerintah, Bupati Pally, menyampaikan terima kasih atas kehadiran PIJAR. Ini salah satu bentuk dari implementasi Program Tri Krida di sektor informasi dan komunikasi. Di sektor ini, pemerintah pun berkewajiban bekerja sama dan membina pers di daerah.
“Kerja sama ini bukan maksudnya untuk intervensi tetapi dalam bentuk publikasi kegiatan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan. Dalam kerja sama ini kita akan tetap memperhatikan rambu-rambunya. Selamat bekerja kepada para pengurus dan selamat bekerja sama, “ujarnya.(pijar)

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Rubric Theme. Create a free website or blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: