PIJAR NTT (Perhimpunan Jurnalis Alor)

December 18, 2009

Tiga Pimpinan DPRD Alor di Lantik

Filed under: BERITA UTAMA,POLKAM — pijarntt @ 14:33

KALABAHI, PK—Tiga pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Alor akhirnya dilantik, Selasa (16/12/2009) oleh Ketua pengadilan Negeri (PN) Kalabahi, Firman Panggabean, SH. Tiga pimpinan DPRD yang dimaksud, yakni Dominggus Mallaka, SH dari Partai Golkar sebagai ketua, Deni Lalitan dari Partai Demokrat sebagai Wakil ketua (waket), dan James Takalapeta dari PDIP sebagai Waket.

Pelantikkan dan pengambilan sumpah berlangsung di ruang sidang utama DPRD Alor dalam rapat paripurna tersebut tersebut dihadiri Bupati Alor, Drs. Simeon Th. Pally, Wabup Alor, Drs. H.Jusran M. Tahir, unsure muspida,mantan Ketua DPRD Alor periode 2004-2009, Drs. John Th. Blegur, dan undangan lainnya. Rapat paripurna tersebut berjalan lancar dan aman, meski dari 25 anggota DPRD Alor, yang hadir dalam rapat itu sebanyak 18 orang, sedangkan 7 orangnya tidak hadir, termasuk tiga ketua Fraksi, yaitu Hermanto Djahamou (Ketua Fraksi PDIP), Marthen Maure, SH (Ketua Fraksi Suara Rakyat), dan Kislon Obisuru, S.Sos (Ketua Fraksi Alor Bersatu). Acara pelantikkan ini sempat molor satu jam, dari jam 09.00 wita yang dijadwalkan akhirnya baru berlangsung pukul 09.30 wita, akibat hujan deras yang menguyur kota kalabahi sejak Senin malam (15/12/2009) hingga Selasa pagi (16/12/2009).

Bupati Pally mewakili Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya dalam membacakan sambutan tertulis pada acara pelantikkan tersebut mengatakan, Pengucapan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pimpinan DPRD Kabupaten/Kota mengandung makna Yuridis Konstitusional yang diaktualisasikan selama 5 (lima) tahun dalam proses pemerintahan di Negara ini. Untuk itu, Lebu Raya mengajak, kesempatan yang berbahagia dan bermartabattersebut hal ini disikapi secara jujur, arif dan bijaksana, dan merefleksikan eksistensi dan peran yang akan dilakukan oleh Pimpinan DPRD yang terhormat dan humanis. Lebu Raya mengatakan, Undang-Undang Nomor : 32 Tahun 2004 menegaskan bahwa DPR merupakan unsur penyelenggara Pemerintah Daerah dan sebagai wahana demokratisasi dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Sebagai penyelenggara Pemerintah Daerah, kata Lebu Raya, DPRD mempunyai kedudukan yang setara dan memiliki hubungan kerja yang bersifat kemitraan dengan pemerintah daerah. Pemerintah Daerah, tandas Lebu Raya, memiliki kedudukan yang sama dan sejajar dalam arti tidak saling membawahi, atau satu bertanggung jawab kepada yang lain.

“Hubungan yang demikian secara operasional bermakna bahwa DPRD adalah mitra kerja Pemerintah Daerah dalam membuat kebijakan daerah dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangan, tugas dan fungsi masing-masing,”ungkap Lebu Raya.

Untuk itu,jelas Lebu Raya, DPRD dan pemerintah Daerah wajib memelihara dan membangun hubungan kerja yang harmonis dan saling mendukung dalam melaksanakan tugas dan kewajiban dalam praktek berpemerintahan. Lebu Raya melanjutkan, dalam rangka mewujudkan kehidupan bernegara dan berpemerintahan yang lebih akuntabel, maka terjadi perubahan substansi dari Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2003 seiring dengan diundangkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD. Dibandingkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2003, jelas Lebu Raya, pengaturan mengenai DPRD terdapat beberapa perubahan ke arah yang lebih baik dan lebih demokratis diantaranya, yakni, pengaturan mengenai Pimpinan DPRD Kabupaten/Kota.

Ini berarti, ungkap Lebu Raya, Pimpinan DPRD tidak perlu dilakukan pemilihan sebagaimana Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2003, melainkan berasal dari Partai Politik Pemenang Pemilu yang memperoleh kursi terbanyak dalam Pemilu. Dengan mekanisme demikian, akan relatif lebih mudah dan sederhana dan terbatas dari kemungkinan praktek politik uang. Selain itu juga, jelas Lebu Raya, menghargai Partai Politik pemenang Pemilu sehingga kedepan dapat menjadi motovasi bagi Partai Politik untuk bekerja keras meraih simpati masyarakat, karena unsur Pimpinan DPRD tidak ditentukan oleh beberapa Anggota DPRD melainkan langsung oleh rakyat melalui Pemilu.( YEP – PK )

1 Comment »

  1. Selamat bekerja buat Pimpinan DPRD. Ingat jangan tidur. Buktikan bahwa kamu bisa bekerja dengan baik dan tifak akan mengecewakan rakyat. Jangan lupa janji-janjimu yang dahulu saat kampanye. Tolong dipenuhi ya…..!!! terima kasih.

    Comment by Sil Nusa — January 7, 2010 @ 10:09 | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: