PIJAR NTT (Perhimpunan Jurnalis Alor)

January 7, 2010

Wadah Perhimpunan Jurnalis Alor Dideklarasikan

Filed under: BERITA UTAMA — pijarntt @ 14:03

Kalabahi – Wadah Perhimpunan Jurnalis Alor (PIJAR) akhirnya dideklarasikan oleh para wartawan pada Sabtu (5/12/09) lalu di Hotel Nusa Kenari Indah Kalabahi. PIJAR hadir sebagai media pemersatu dan wadah komunikasi para kuli tinta, kuli disket dan kuli flash disk. Kehadiran organisasi profesi para wartawan ini dipandang oleh pemerintah sebagai mitra yang sangat strategis yang disebut sebagai indera keenamnya pemerintah daerah guna menjembatani aspirasii rakyat dengan pemerintah serta sebaliknya.

Tak dapat disangkal bahwa peran pers sangat strategis dalam pembangunan. Melalui media cetak dan elektronik, masyarakat bisa mengetahui kegiatan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan serta berbagai dinamika kehidupan lainnya. Peran pers sungguh dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Alor selama ini. Sebagai salah satu kabupaten yang menerbitkan koran lokal pertama di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni dengan hadirnya Mingguan Alor Post pada tahun 2000, telah banyak terjadi kemajuan dalam berbagai bidang pembangunan. Perkembangan selanjutnya, hadir pula Mingguan Sinar Alor Pos, Alor Pos, Tabloid Ombay News serta sejumlah koran terbitan harian berskala regional seperti Harian Pos Kupang, Timor Expres, Mingguan Demos, Buser Timur, Tabloid Vista serta sejumlah media cetak lainnya dan koresponden atau reporter berbagai media elektronik dari sejumlah stasiun televisi.
Menyadari tentang semakin banyaknya pekerja media tersebut diserrtai semakin besarnya tantangan yang dihadapi, para wartawan dari berbagai media yang melaksanakan kegiatan jurnalistik di wilayah Kabupaten Alor akhirnya bersepakat untuk mendirikan suatu wadah yang kemudian diberi nama Perhimpunan Jurnalis Alor atau PIJAR. Sejarah lahirnya PIJAR dimulai dari Pertemuan Lendola pada medio Juni 2009 yang kemudian dilanjutkan dengan tiga kali Pertemuan Monbang yang mana dari pertemuan ini melahirkan suatu kesepakatan bersama yang disebut dengan Resolusi Monbang. Resolusi ini pada intinya menyatakan tekad bersama tentang pentingnya memberikan perlindungan dan advokasi wartawan, bergandengan tangan untuk mempercepat pembangunan daerah bersama mitra sejajarnya yakni Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Alor, menegaskan tentang pentingnya kebebasan mengeluarkan pikiran atau pendapat, menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia serta penolakan terhadap
cara-cara kekerasan bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan dari suatu pemberitaan.
Puncak dari perjuangan tersebut, akhirnya PIJAR secara resmi dideklarasikan dalam suasana dan nuansa kebudayaan Alor yang ditandai dengan tampilnya Sanggar Velabolo di pentas deklarasi minggu lalu. Di acara ini, sanggar Velabolo menampilkan sejumlah tarian untuk mengingatkan kembali para wartawan serta para undangan yang hadir untuk mempertahankan nilai-nilai kebudayaan sebagai pedoman hidup sehari-hari. Acara yang dikemas secara apik tersebut dipandu oleh dua orang master of ceremony (MC) yakn Nonce Kalla dan Gim Nale. Hadir pada kesempatan tersebut yakni Bupati Alor, Drs. Simeon Th Pally, Ketua DPRD Sementara, Markus Dominggus Mallaka, SH, Pejabat dari Polres Alor yakni Kabag Bina Mitra, Kompol Christofel Bagaisar, S.Pd,SS,M.Pd, Pejabat dari Kejaksaan Negeri Kalabahi, Haji Husen Tolang, Ketua Pengadilan Agama (PA) Kalabahi, Drs. H.Munadi, para pejabat pemerintah, anggota DPRD Kabupaten Alor, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan pemuda
serta para praktisi pendidikan dan politisi daerah. Acara ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan selanjutnya para wartawan PIJAR dengan mengenakan seragam kemeja bewarna biru-merah maju ke depan undangan dalam bentuk dua barisan diiringi oleh para penari dari Sanggar Velabolo. Di hadapan undangan, mewakili para wartawan, Ketua PIJAR, Linus Kia, maju ke depan membacakan pernyataan kesepakatan bersama yang disebut dengan Resolusi Monbang dan dilanjutkan dengan pernyataan deklarasi. Usai deklarasi para wartawan yang berbaris di belakangnya mengangkat tangan sambil mengucapkan motto PIJAR yakni ‘terang untuk semua’. Sebagai tanda deklarasi, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Alor, Markus Dominggus Mallaka, SH, maju ke depan sambil menekan tuts laptop yang kemudian pada layar muncul logo dan tulisan PIJAR. Kegiatan deklarasi ini kemudian dilanjutkan dengan pidato Ketua PIJAR dan sambutan Bupati Alor, foto bersama dan ramah tamah.(pijar)

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: